Sehubungan dengan pelaksanaan program Inseminasi Buatan (IB), Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan mengundang Petugas IB Se-Kabupaten Buleleng untuk rapat Koordinasi terkait kegiatan pelaksanaan IB Kabupaten Buleleng. Rapat yang dipimpin oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng yang dihadiri oleh Kepala seksi Perbibitan ternak dan hijauan pakan ternak serta Pengawas Bibit ternak dari UPTD.BIBDPTHPT Provinsi Bali dan juga Petugas IB Se-Kabupaten Buleleng membahas mengenai pelaksanaan program Inseminasi Buatan (IB) serta menyusun langkah-langkah strategis untuk tahun 2025. Senin 10 Maret 2025
Agenda utama dalam rapat tersebut mencakup evaluasi pelaksanaan program IB selama tahun 2024, khususnya terkait dengan kendala teknis dalam pelaporan hasil IB, pemeriksaan kebuntingan (PKB), dan kelahiran. Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng mengungkapkan bahwa terdapat tantangan yang perlu diselesaikan, seperti keterlambatan dan keakuratan dalam pelaporan tersebut yang memerlukan perhatian khusus untuk memastikan data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu Rapat ini telah menghasilkan beberapa poin penting seperti Tingkat keberhasilan program IB menunjukan hasil yang cukup baik meskipun masih ada ruang untuk perbaikan, serta beberapa kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan logistik serta kurangnya edukasi peternak dan juga rencana tindak lanjut akan difokuskan pada penyegaran kepada semua petugas IB dan pemantauan hasil secara berkala untuk meningkatkan keberhasilan IB
Melalui evaluasi yang mendalam dan rencana kerja yang matang, diharapkan program IB di Kabupaten Buleleng dapat terus berkembang, memberikan hasil yang optimal, dan membawa manfaat besar bagi para peternak sapi di wilayah kabupaten Buleleng