(0362) 25090
distan@bulelengkab.go.id
Dinas Pertanian

Pemangkasan Kopi Robusta pada Musim Hujan: Jenis dan Teknik yang Tepat untuk Meningkatkan Produktivitas

Admin distan | 09 Desember 2025 | 156 kali

Memasuki bulan Desember sebagian besar wilayah penghasil kopi di Indonesia telah memasuki musim hujan, kondisi ini menjadi waktu yang tepat bagi petani untuk melakukan pemangkasan pada tanaman kopi robusta. Kelembapan tinggi dan curah hujan yang cukup dapat merangsang munculnya tunas baru setelah pemangkasan, sehingga pertumbuhan tanaman menjadi lebih optimal. Selasa, (9/12)

Namun, pemangkasan pada musim hujan harus dilakukan dengan teknik yang benar agar tidak memicu serangan jamur, tidak merusak tajuk tanaman, dan tetap mendukung pertumbuhan cabang produkti. Mengapa Pemangkasan Dilakukan pada Musim Hujan? Pemangkasan pada awal musim hujan ( November - Desember) memiliki beberapa keuntungan :


1. Pertumbuhan tunas lebih cepat berkat ketersediaan air dan kelembapan yang cukup.

2. Mengurangi kerimbunan tajuk sehingga sirkulasi udara membaik dan kelembapan berlebih di dalam tajuk dapat dikendalikan.

3. Mempersiapkan tanaman untuk fase produksi pada tahun berikutnya, karena cabang-cabang baru akan berkembang selama musim hujan.

4. Mengontrol penyakit dan hama terutama yang suka berkembang pada tajuk rimbun.


Jenis-Jenis Pemangkasan pada Kopi Robusta :

1. Pemangkasan Pemeliharaan

Dilakukan untuk menjaga kesehatan tanaman dan mengurangi kerimbunan.

Yang dipangkas:

* Cabang kering

* Cabang sakit/terinfeksi

* Cabang yang tumbuh ke dalam (mengganggu sirkulasi udara)

* Tunas air yang berlebihan


2. Pemangkasan Produksi

Pemangkasan ini bertujuan merangsang pembentukan cabang produktif baru.

Yang dipangkas:

* Cabang tua yang sudah tidak produktif

* Cabang yang terlalu panjang (over-extended)

* Cabang yang tidak menghasilkan buah selama 1–2 musim


3. Pemangkasan Bentuk (Formasi Tajuk)

Dilakukan untuk membentuk kerangka tanaman yang ideal, terutama pada tanaman muda.

Tujuannya:

* Membentuk tajuk terbuka

* Menjaga ketinggian tanaman 1,5–2 meter

* Memperkuat cabang primer agar dapat menopang beban buah


4. Penjarangan Tajuk

Dilakukan jika tajuk terlalu rimbun sehingga sinar matahari tidak mampu masuk ke bagian dalam tanaman.

Yang dipangkas:

* Cabang yang saling bersinggungan

* Cabang bertumpuk

* Cabang yang tumbuh terlalu rapat dalam satu titik



Teknik Pemangkasan Kopi Robusta pada Musim Hujan ;

Melakukan pemangkasan pada musim hujan memerlukan teknik khusus agar tanaman tidak rentan terserang jamur atau busuk akibat luka pangkasan.


1. Gunakan peralatan yang bersih dan tajam. Gunting pangkas atau gergaji harus steril untuk mencegah penularan penyakit. Sebelum digunakan, alat dapat dibersihkan dengan alkohol atau larutan desinfektan.

2. Lakukan pemangkasan miring 45. Potongan miring membantu air hujan tidak menggenang di permukaan luka, sehingga mengurangi risiko busuk dan infeksi jamur.

3. Hindari pemangkasan terlalu banyak dalam satu waktu. Pemangkasan berlebihan dapat menghambat pertumbuhan dan membuat tanaman stres. Sesuaikan jumlah cabang yang dipangkas agar tanaman tetap memiliki cukup daun untuk berfotosintesis.

4. Pilih hari dengan curah hujan rendah. Walaupun musim hujan, pemangkasan sebaiknya dilakukan saat hujan tidak terlalu lebat untuk mengurangi risiko infeksi pada luka pangkasan.

5. Berikan perlakuan pada luka pangkasan. Jika memungkinkan, oleskan fungisida ringan atau pelindung luka untuk mencegah penyakit masuk melalui luka.

6. Fokus pada tajuk bagian bawah dan tengah. Pada musim hujan, kelembapan di bagian bawah tanaman biasanya sangat tinggi. Oleh karena itu, menjarangkan cabang bagian bawah sangat membantu menjaga sirkulasi udara sehingga mengurangi risiko serangan jamur.


Pemangkasan pada awal musim hujan merupakan salah satu langkah penting dalam manajemen tanaman kopi robusta. Dengan memilih jenis pemangkasan yang tepat dan menerapkan teknik yang benar, petani dapat meningkatkan kesehatan tanaman, merangsang pertumbuhan cabang baru, serta mempersiapkan tanaman untuk produksi optimal pada musim panen berikutnya.


Pemangkasan yang baik bukan hanya sekadar memotong cabang, tetapi juga strategi budidaya yang terencana untuk memastikan tanaman tetap produktif dan berumur panjang.