Senin, 10 Maret 2025 telah dilaksanakan kegiatan Pendampingan pendataan harga gabah kering panen (GKP) petani oleh Bulog Kanwil Bali bagian asisten manajer perencanaan operasional dan data pangan bapak Andri Bayu Wijaya Didampingi Pengawas Mutu Hasil Pertanian sekaligus petugas informasi pasar dan PPL wilbin.
Pertama kegiatan dilakukan di Subak Banyuriris, Desa Kalianget, Kecamatan Seririt. Pendataan harga gabah dilakukan bersama petani atas nama Nyoman Lastra dengan luas Garapan 25 are, varietas Ciherang. Gabah dibeli oleh penebas dengan harga Rp 300.000/are dengan kondisi tanaman sedikit terserang OPT busuk batang. Kegiatan dilanjutkan ke Subak Ketug-Ketug Desa Jineng Dalem, Kecamatan Buleleng dengan petani atas atas nama Ketut Maisi yang umur tanaman padinya sekitar 60 hst, dari data sebelumnya dibeli oleh penebas sekitar Rp 250.000- Rp 300.000/are dan petani akan mempertimbangkan apakah padinya akan dijual ke penebas atau Bulog saat panen nanti. Setelah di Subak Ketug-Ketug, kegiatan dilanjutkan ke Subak Anyar Tegal, Desa Jineng Dalem, Kecamatan Buleleng bersama petani atas nama Made Budi Artha. Luas lahan padi mencapai 25 are dengan varietas inpari 32. Biasanya hasil panen padi digunakan untuk konsumsi sendiri atau dijual ke penebas dengan harga Rp 6.500.000. Untuk panen kali ini antara Bulog dan Petani Bapak Made Budi Artha telah tercapai kesepakatan hasil gabah kering panen akan diserap oleh Bulog dengan harga Rp. 6500/kg. Rencananya panen akan dilakukan di akhir Maret 2025.