(0362) 25090 distan@bulelengkab.go.id
Dinas Pertanian
BUDIDAYA BROKOLY DI DESA PANCASARI
Admin distan | 17 Juni 2021 | Dibaca 59 kali

Brokoli (Brassica oleracea var. botrytis forma cymosa) termasuk dalam famili Brassicaceae. Pada kubis jenis ini, bakal bunganya mengembang menyerupai telur yang berbentuk lonjong dan berwarna hijau. Krop brokoli tersusun dari kuntum-kuntum bunga dengan tangkai yang tebal.Brokoli pada umumnya ditanam di daerah yang berhawa sejuk, di dataran tinggi 1000-2000 m dpl dan bertipe iklim basah. Brokoli akan mencapai pertumbuhan optimum pada tanah yang banyak mengandung humus, gembur, porus, dengan pH tanah antara 6–7. Waktu tanam yang baik adalah pada awal musim hujan atau awal musim kemarau. Namun demikian brokoli dapat ditanam sepanjang tahun dengan pemeliharaan lebih intensif.

 

Brokoly merupakan salah satu komoditas yang ditanam oleh petani di Desa Pancasari saat ini tanaman brokoly dipancasari terdapat 50 are. Cara budidaya brokoly diantaranya:

 

1.  Benih

Varietas yang dianjurkan antara lain adalah Bejo atau varietas lokal yang biasa ditanam di daerah setempat.  

 

2. Persemaian

Sebelum disemai, benih direndam dahulu dalam air hangat (50°C) selama satu jam. Benih disebar merata pada bedengan pesemaian dengan media berupa campuran tanah dan pupuk kandang/kompos (1:1), kemudian ditutup dengan daun pisang selama 2-3 hari. Bedengan diberi atap screen/kasa/plastik transparan dan  persemaian ditutup dengan screen untuk menghindari serangan OPT.Setelah berumur 7-8 hari, bibit dipindahkan ke dalam bumbunan daun pisang/pot plastik dengan media yang sama (tanah dan pupuk kandang steril).  Penyiraman dilakukan setiap hari. Bibit siap ditanam di lapangan setelah berumur 3– 4 minggu atau sudah memiliki empat sampai lima daun

 

3. Persiapan Lahan

Dipilih lahan yang bukan merupakan bekas tanaman kubis–kubisan. Sisa–sisa tanaman dikumpulkan kemudian dikubur.  Tanah dicangkul sampai gembur kemudian dibuat lubang-lubang tanam dengan jarak tanam 70 cm (antar barisan) x 50 cm (dalam barisan) atau 60 cm x 40 cm.

 

4.  Pemupukan

Pupuk yang diberikan antara lain pupuk kandang atau kompos serta pupuk kimia.

 

5. Pemeliharaan tanaman

Penyiraman dilakukan tiap hari sampai tanaman brokoli tumbuh normal (lilir), kemudian diulang sesuai kebutuhan. Bila ada tanaman yang mati, segera disulam dan penyulaman dihentikan setelah tanaman berumur 10–15 hari setelah waktu tanam. Penyiangan dan pendangiran dilakukan bersamaan dengan waktu pemupukan pertama dan kedua.

 

6. Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT)

OPT penting tanaman brokoli antara lain ulat daun kubis, ulat krop kubis, bengkak akar, busuk hitam, busuk lunak, bercak daun, penyakit embun tepung, dsb. Pengendalian OPT dilakukan tergantung pada OPT yang menyerang.

Share Berita Ini :