Dalam pencegahan OPT hama maupun penyakit pada tanaman sorgum, Petugas POPT melaksanakan kegiatan pengamatan Tanaman sorgum di KTT Sidi Karya, Desa Patas, Kecamatan Gerokgak pada hari Selasa 15 Desember 2020
Kegiatan pengamatan ini didampingi juga oleh koordinator Bpp gerokgak dan PPL Wilbin Patas.
Tanaman sorgum merupakan tanaman yang bisa disebut sebagai tanaman serbaguna, tanaman ini dapat digunakan sebagai sumber pangan, pakan ternak dan bahkan dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku industri. Tanaman sorgum juga dimanfaatkan sebagai tanaman alternative ketika keadaan sumber air terbatas, karena membutuhkan air yang lebih sedikit dari tanaman padi.
KTT Sidi Karya merupakan salah satu kelompok penerima kegiatan tersebut dengan fasilitas yang diterima berupa benih sorgum varietas super-1 untuk lahan seluas 5 Ha dengan jumlah benih 10 kg/Ha dengan umur tanaman baru 15 hst.
Dalam pengamatan kali ini ditemukan OPT berupa Ulat grayak dengan itensitas serangan sedang. Petugas POPT menyarankan ke petani agar melakukan tindakan pengendalian secara mekanik dan juga menggunakan pengendalian pestisida nabati sebelum melakukan pengendalian menggunakan insektisida kimia serta selalu koordinasi dengan ppl wilbin apabila ada peningkatan serangan OPT dan selalu melakukan pengamatan itensif.