(0362) 25090
distan@bulelengkab.go.id
Dinas Pertanian

Pendampingan SALIBU di Subak Getih Desa Sudaji

Admin distan | 09 Agustus 2024 | 213 kali

Padi salibu / singgang merupakan tanaman padi yang tumbuh lagi setelah batang sisa panen ditebas/dipangkas, salibu sebagai sistem tanam berkelanjutan memanfaatkan sisa tanam (rumpun) padi  yang dimodifikasi. Salibu merupakan kepanjangan kata “Salin ibu” artinya menganti induk tanaman padi dengan menggunakan rumpun padi sisa panen.

Jumat, 9 Agustus 2024 dilakukan pendampingan dan pengawalan kegiatan dalam rawat tunas salibu oleh Petugas wilayah binaan desa sudaji bersama POPT Kecamatan Sawan. Umur tanaman  salibu sudah masuk 25 HST dengan varieatas yang ditanam adalah mentik  susu.

 Budidaya  padi  secara salibu  merupakan  varian  teknologi  budidaya  ratun,  yaitu unggul  setelah  panen  tanaman  utama  yang  tingginya  sekitar  25  cm, dipelihara selama 14  hari atau dibiarkan hingga keluar tunas baru.  Kemudian setelah 14 hari di potong kembali secara seragam hingga ketinggian  3-5  cm,  kemudian  dipelihara  dengan  baik  hingga panen. Beberapa keuntungan dari penerapan budidaya padi salibu adalah hemat tenaga kerja, waktu dan biaya, karena tidak dilakukan pengolahan tanah dan penanaman ulang serta menekan kebiasaan  petani  membakar  jerami  setelah  panen.

 

Dengan adanya pembinaan dan pendampingan Salibu di subak Getih desa Sudaji  ini diharapkan nantinya dapat memberikan tambahan ilmu dan pengetahuan dan motivasi bagi anggota dalam pengembangan usaha tani kedepanya