(0362) 25090
distan@bulelengkab.go.id
Dinas Pertanian

Koordinasi terkait Kasus Positif Rabies di Desa Lokapaksa

Admin distan | 07 Januari 2021 | 135 kali

Kamis, 7 Januari 2021, Dokeswan Kecamatan Seririt, drh. I Putu Adi Wiralaga melakukan koordinasi dengan Perbekel Desa Lokapaksa sebagai tindak lanjut kasus positif rabies yang terjadi di Banjar Dinas Bukit Sakti, Desa Lokapaksa. Kasus positif rabies di Desa Lokapaksa didasarkan pada hasil pengujian FAT Rabies yang dilakukan oleh Balai Besar Veteriner (BBVet) Denpasar pada hari Rabu (06/01/2021), dimana hasil pengujiannya menunjukkan positif.

Adapun kronologi dari kasusnya, menurut pemilik (Made Restuadi), anjing belum pernah divaksin. Anjing setiap hari berada dirumah, namun pemilik anjing tidak terlalu perhatian terhadap anjing peliharaannya (pernah kontak/berkelahi dengan anjing lain atau tidak). Akses keluar masuk anjing lain bebas. Tanggal 01/01/2021, anjing menggigit 3 orang yang hendak masuk kerumah, karena terlalu banyak yang digigit akhirnya pada tanggal 02/01/2021, anjing hendak ditangkap dan diikat, namun malah menggigit pemilik dan anaknya (2 orang). Setelah diikat, tanggal 03/01/2021, anjing tidak mau makan dan kurang responsif. Tanggal 04/01/2021 sore, anjing mati sendiri dan tanggal 05/01/2021 siang dilakukan pengambilan sampel.

Dari hasil koordinasi dan tindak lanjut dari kasus gigitan tersebut, pada hari ini (Jumat, 08 Januari 2021) dilakukan kegiatan eliminasi di Banjar Bukit Sakti, Desa Lokapaksa, oleh Tim Distan Buleleng dari Bidang PKH serta Petugas Eliminasi Kecamatan Seririt.

Diharapkan kesadaran masyarakat untuk memelihara hewan peliharaannya dengan baik (tidak diliarkan), rutin memvaksin rabies anjing peliharaannya, baik secara mandiri ke Poskeswan Seririt maupun melalui kegiatan vaksinasi keliling. Disarankan untuk tidak membuang anjing sembarangan, serta jangan mengambil anjing dijalan akibat tertabrak/terjatuh ke sumur (bila kepemilikan tidak diketahui).