(0362) 25090
distan@bulelengkab.go.id
Dinas Pertanian

Persemaian Padi dengan Metode Kasmen di Subak Munduk Desa Munduk

Admin distan | 15 Juli 2024 | 50 kali

Metode Kasmen diartikan sebagai metode persemaian dengan menggunakan kertas semen sebagai alas untuk membuat persemaian. Kata kasmen diambil dari singkatan "bekas kertas semen" . Metode kasmen telah lama dikenal dan dipraktekkan oleh masyarakat atau petani di Desa Munduk tepatnya di Subak Munduk, seperti hari Jumat , 12 Juli 2024 dilaksanakan penanaman bibit padi varietas Ciherang dengan metode persemaian kasmen yang didampingi oleh PPL Wilbin. Metode kasmen ini merupakan metode persemaian padi spesifik lokasi khususnya daerah Kecamatan Banjar Desa Munduk. Adapun keunggulan metode kasmen ini yaitu :

1. Dapat menghemat kebutuhan benih kisarannya sebesar 15-17 kg / ha

2. Lebih praktis dalam pemindahan bibit benih ke lahan pertanaman karena cukup dengan diangkat jadi tidak perlu lagi mencabut

3. Dari sisi pertumbuhan dari benih kasmen lebih sehat, lebih kokoh dan lebih cepat.

4. Di umur tanaman 10-12 hari setelah semai, bibit sudah bisa dipindah tanamkan sehingga dapat mempercepat siklus budidaya padi sawah. 

          Metode persemaian padi pada sistem kasmen terdiri atas 6 tahap, yaitu:

1. Tahap perlakuan benih.

Bahan yang digunakan meliputi benih padi, pupuk organik ,tanah ,kertas semen (bahan utama) , rumput atau jerami. Cara pertama yang dilakukan adalah benih direndam terlebih dahulu kurang lebih 24 jam ,setelah itu di peram selama 2 x 24 jam untuk menghilangkan proses dormansi dan tidak lupa untuk diberi perlakuan dengan insektisida atau fungisida.

2. Tahap persiapan tanah dan pupuk organik. 

Untuk pupuk organik agar benar - benar matang karena dapat mempengaruhu pertumbuhan bibit. 

3. Tahap persiapan media tanam.

Media tanam yang digunakan adalah bekas kertas semen sebagai alas, lalu hamparkan kertas semen biasanya ukuran 0,8 m x 1 m sesuai dengan kebutuhan. Setelah itu siapkan media semai berupa campuran tanah dan pupuk organik. Terakhir sebarkan diatas kertas semen dengan merata.

4. Tahap penyebaran benih.

Setelah penyiapan media tanam, dilanjutkan dengan penyebaran benih secara merta kemudian ditutup lagi dengan media tanam ketebalan kurang lebih 0,5 cm dan tutup dengan rumpul atau jerami pastikan untuk menyiram dengan air secukupnya.

5. Tahap pemeliharaan persemaian.

Setelah 3 hari benih ditebar, buka tutup dari jerami atau rumput tersebut dan biarkan terkena cahaya matahari, lalu lakukan penyiraman 1 hari sekali. 

6. Tahap pemindahan benih ke lahan pertanaman.

Bibit yang sudah siap ditanam tidak perlu dicabut namun langsung saja diangkat beserta kertas semennya lalu dibawa ke lahan pertanaman. Disarankan ketika tahap penanaman agar akar tidak menghadap ke atas.




(BPP Banjar)