(0362) 25090
distan@bulelengkab.go.id
Dinas Pertanian

Revolusi Hijau Dengan Organik

Admin distan | 11 Januari 2021 | 1032 kali

Revolusi Hijau merupakan usaha untuk meningkatkan ketersediaan pangan utama dengan cara pemakaian varietas baru tanaman yang berproduksi tinggi. Petani Jaman dulu tidak memupuk dengan pupuk dari pabrik melainkan pakai pupuk kandang. Produksi padi, jagung, ubi dan sayur-mayur yang keluar dari lahan pertanian saat itu tetap tinggi dengan rasa yang lebih enak.

Terdapat beberapa kesalahan penggunaan pupuk yang kerap dilakukan oleh petani di sawah,  kurang tahu jenis dan kegunaan pupuk serta waktu pemberian, kesalahan dosis pemakaian, dan kesalahan dalam cara aplikasi pupuk. Petani kini sulit lepas dari pupuk buatan. Solusi mengatasi ini adalah pemerintah yang instansi terkait dengan pertanian yang  selalu memberikan penyuluhan kepada petani.

BPP (Balai Pelatihan Pertanian) Kecamatan Sawan sebagai pemerintah terkait selalu memberikan penyuluhan dan program – program terbaru untuk meningkatkan pertanian yang ada di wilayah binaan. Salah satu cara dengan penyuluhan penggunaan pupuk, Senin 11 Januari 2020 desa sekumpul dengan kelompok tani Giri Merta mulai menerapkan pupuk organik sebagai unsur pendukung tanman pertanian.

Sikap seperti inilah yang harus diterapkan dimasin – masing petani untuk mengurangi penggunaan kimia yang sudah terlalu banyak digunakan khususnya dipertanian, pengembalian unsure hara yang sudah rusak harus dikembalikan kembali dengan organik yang dapat kita buat sendiri dan ketersediaan pangan yang lebih sehat dengan lahan pertanian yang lebih subur.