Pengamatan petak tetap pertanaman padi metode hazton di BPP busungbiu dilakukan pada hari jumat, 28 Juni 2024 pada umur tanaman 42hst yakni memasuki masa premurdia. Fase setelah vegetatif menuju generatif ini merupakan fase rentan tanaman padi terkena serangan hama penyakit terutama hama tikus dan penggerek batang padi sehingga perlu dilakukan monitoring intensif setiap minggunya.
Hama tikus akan lebih dominan dalam mencari makanan saat padi memasuki masa premurdia dikarenakan cairan manis pada padi yang bunting lebih diminati hama tikus ketimbang padi yang keluar malai. Dalam kindisi iklim curah hujan yang tidak menentu dengan kondisi Ph tanah yang asam juga akan berdampak pada kelembaban sawah yang mengakibatkan semakin meningkatnya perkembangbiakan peggerek batang padi.
Adapun hasil dari 10 sampel pengamatan hazton diperoleh peningkatan tinggi tanaman padi rata rata 5-10 cm, jumlah anakan rata - rata 45 dan OPT yang ditemukan adalah hama putih palsundengan intensitas ringan.
(BPP Busungbiu)