Padi
hari ini, kamis 11 Juli 2024 telah dilaksanakan pembagian sertifikat peserta kegiatan
SL-GAP Komoditas Manggis yang telah dilaksanakan di Gapoktan Mengenig Sari,
Desa Mengening. Kegiatan dilaksanakan di Aula Kantor Perbekel Desa Mengening,
yang dihadiri oleh Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas
Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali Ir. Nyoman Suatika, M.Si, Penyuluh
Pertanian Kabupaten Bidang Hortikultura dan Penyuluh Pertanian Desa Mengening.
Kegiatan Sekolah Lapang GAP (Good Agriculture Practices) Komoditas Manggis telah dilaksanakan selama 5 (lima) kali pertemuan pada tanggal 8, 15, 29 Mei dan 11 Juni Tahun 2024, peserta terdiri dari 15 orang petani manggis yang tergabung di Gapoktan Mengening Sari. Rangkuman kegiatan dimulai dari bagaimana penerapan budidaya tanaman sehat meliputi persiapan lahan/ olah tanah, persiapan bibit, bagaimana cara budiddaya tanaman manggis baik dari penanaman, pengairan hingga pemupukan, pembuatan pupuk organik dengan Trichoderma sp. pengenalan OPT (Organisme Pengganggu Tumbuhan) beserta pengendaliannya, pembuatan pestisida nabati, pengendalian semut secara fisik/mekanik, pembuatan PGPR, dan pelaksanaan/ tata cara panen yang baik dan benar.
Pada kesempatan ini sertifikat diserahkan langsung oleh Kabid TPH Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Ir. Nyoman Suastika, M.Si. Beliau juga menyampaikan kepada petani peserta sekolah lapang agar senantiasa menerapkan SOP Budidaya tanaman manggis yang baik dan benar, sesuai dengan konsep GAP yang telah diperolah selama kegiatan sekolah lapang. Diharapkan pula agar sertifikat yang telah diserahkan dapat disimpan dan dimanfaatkan dengan baik untuk kedepannya, terutama untuk pemasaran yang dapat menambah nilai hasil panen petani manggis.
Dengan
demikian berakhir sudah rangkaian pelaksanaan SL-GAP Komoditas Manggis di Gapoktan
Mengenig Sari, Desa Mengening. Diharapkan semua informasi dan pengetahuan yang
diperoleh oleh peserta sekolah lapang dapat dilaksanakan secara
berkesinambungan dan dapat disebarluaskan kepada seluruh anggota gapoktan dan
seluruh petani manggis di Desa Mengening
(BPP
KUBUTAMBAHAN)