Pada Hari, Selasa 21 Mei 2024 Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng Khususnya Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan menghadiri undangan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Bali. Dimana dalam memperkuat sistem ketahanan kesehatan di Provinsi Bali, Tim Koordinasi Pencegahan dan Pengendalian terhadap Zoonosis dan Penyakit Infeksius Baru (PIB) Provinsi Bali didukung oleh Australia Indonesia Health Security Partnership (AIHSP) akan mendiseminasikan hasil pelaksanaan kajian Surveilans Berbasis Masyarakat (SBM) dan Surveilans Berbasis Pelaporan Masyarakat (SBPM) di Indonesia yang bertujuan untuk menghasilkan pembelajaran agar dapat memberikan masukan untuk penyusunan kebijakan yang relevan untuk merancang dan menerapkan sistem surveilans penyakit rawan wabah yang lebih matang, berkelanjutan, efektif dan sesuai konteks di Indonesia.
Kegiatan ini di hadiri oleh Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah, Sekretaris Tim Koordinasi Pencegahan dan Pengendalian Terhadap Zoonosis dan Penyakit Infeksi Baru PIB, Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Puskesmas, Puskeswan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, dan Perwakilan TISIRA Kabupaten Karangasem, Kabupaten Buleleng, Kabupaten Jembrana dan Desa Darmasaba.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam 3 sesi:
1. Pemaparan Kebijakan dan Petunjuk Teknis Pemerintah Pusat dalam Rencana Pelaksanaan Teknis Pengawasan Berbasis Masyarakat (PBM) di Provinsi dan Kabupaten/Kota yang diisi oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Direktorat Surveilans dan Karantina Kesehatan, Kementerian Kesehatan dan Direktorat Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian
2. Pemaparan Potensi Pendanaan Pemerintah Daerah dalam Rencana Implementasi SBM di Provinsi dan Kabupaten/Kota yang diisi oleh Biro Perencanaan dan Anggaran, Kementerian Kesehatan, Direktorat Pembangunan Sosial Budaya dan Lingkungan Desa dan Kawasan Perdesaan, Kementerian Desa, dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigras.
3. Focus Group Discussion/Diskusi Intensif
(Bidang PKH)