Pada hari Jumat 23 Agustus 2024 diselenggarakan Kegiatan Sekolah Lapang (SL) GAP Komoditas Cabai di di lahan demplot kegiatan Sekolah Lapang GAP Cabai di Kelompok Tani Cakra Sakti Desa Pakisan Kecamatan Kubutambahan, dan dihadiri oleh Penyuluh Pertanian dan staf yang bertugas di Bidang Penyuluhan, Penyuluh Pertanian yang bertugas di Desa Pakisan, serta 25 petani peserta SL.
Kegiatan SL hari ini adalah pertemuan ketujuh yang merupakan pertemuan terakhir dari rangkaian kegiatan SL di Poktan Cakra Sakti Desa Pakisan. Acara dibuka oleh PPL Desa Pakisan, dan menyampaikan agenda pada pertemuan hari ini adalah melaksanakan post test, membahas tentang analisa usaha tani cabai, menyampaikan lagi tentang rigkasan materi yang telah diberikan selama kegiatan SL serta rencana tindak lanjut dari petani peserta SL untuk musim tanam cabai berikutnya.
Setelah petani selesai mengerjakan post test, dilanjutkan dengan penyampaian materi tentang analisa usaha tani cabai. Analisa usaha tani ini penting dibuat untuk mengetahui apakah usahatani cabai yang dilakukan memberikan keuntungan atau tidak bagi petani pelaksana, sehingga petani dapat mengevaluasi apakah cara cara yang dilakukan dalam budidaya cabai sudah efektif dan efisien. Dengan membuat analisa usaha tani, petani bisa mengetahui berapa biaya produksi yang telah dikeluarkan dan pendapatan yang diperoleh. Kegiatan menyusun analisa usaha tani yang dibuat oleh petani peserta SL dilaksanakan dengan membuat rincian biaya yang dikeluarkan selama satu musim tanam cabai dan banyaknya hasil produksi yang didapat selama satu musim tanam.
Kemudian acara dilanjutkan dengan penyampaian kesimpulan dari kegiatan SL yang telah dilaksanakan mulai persemaian, pengolahan tanah, penanaman, pemupukan , pengairan, pengendalian OPT, penyiangan gulma, sampai dengan panen serta pengenalan bahan bahan alami seperti PGPR, pestisida nabati dan agen hayati Trichoderma yang dibawakan oleh penyuluh pertanian yang bertugas di Bidang Penyuluhan dan berharap kegiatan SL ini dapat meningkatkan pengetahuan para petani dalam berbudidaya cabai yg baik. Di akhir kegiatan para petani peserta SL menyusun rencana tindak lanjut yaitu berkomitmen untuk menanam cabai pada musim tanam berikutnya dengan prinsip budidaya yang baik dan benar agar cabai yang ditanam dapat berproduksi dengan optimal dan berkelanjutan serta dapat menjaga ketersediaan/pasokan cabai di pasar sehingga mampu menjaga kestabilan harga cabai.
(Bidang Penyuluhan)