Inseminasi buatan pada ternak sapi di wilayahan Kabupaten Buleleng banyak diminati oleh para peternak karena memiliki keunggulan sistem perkawinan ternak yang lebih efisien daripada perkawinan dengan sistem kawin alam. Keunggulan yang lain dari IB adalah semen beku yang dipakai berasal dari semen pejantan unggul melalui seleksi yang ketat, mencegah terjadinya perkawinan sedarah (inbreeding), mencegah terjadinya penyebaran penyakit menular pada ternak serta mencegah resiko kecelakaan ternak.
Dalam mendukung peningkatan keberhasilan program IB di Kabupaten Buleleng maka perlu dilakukan pengawasan penyimpanan semen beku di lokasi depo straw secara berkala oleh petugas. Kegiatan pengawasan penyimpanan semen beku (straw) merupakan serangkaian dari kegiatan pengawas bibit ternak yang dilaksanakan bertujuan untuk mengetahui kualitas semen beku yang beredar di Kabupaten Buleleng khususnya Kec. Seririt dan Kec. Busungbiu. Ketepatan handling penyimpanan semen beku di lapangan penting untuk dipertahankan oleh setiap petugas inseminator agar semen beku yang akan diinseminasikan pada sapi betina akseptor memiliki kualiats baik/layak. ( Rabu 26 Juni 2024 )
telah dilaksanakan kegiatan Pengawasan dan Pembinaan Satuan Pelayanan Inseminasi Buatan (SPIB) di Kecamatan Seririt dan Kecamatan Busungbiu oleh petugas Pengawas Bibit Ternak (Wasbitnak). Berdasarkan hasil pengawasan jumlah sebaran semen beku pada bulan Juni di Kecamatan Seririt dan Kecamatan Busungbiu sebanyak 187 dosis dengan jumlah petugas Inseminator yang ada di Kecamatan Seririt sebanyak 4 orang dan di Kecamatan Busungbiu sebanyak 2 orang. Kondisi peyimpanan semen beku di masing-masing SPIB sudah memenuhi standar operasional prosedur yaitu rata-rata tinggi volume nitrogen cair dalam kontainer yaitu 30 cm. Sesuai dengan standar operasional prosedur penyimpanan semen beku yaitu tinggi nitrogen cair untuk merendam semen beku minimal 15 cm, artinya seluruh semen beku yang beredar tersimpan dalam kontainer dengan keadaan terendam penuh nitrogen cair. Penyimpanan kontainer juga telah ditempatkan dalam ruangan yang tidak ditembus sinar matahari sehingga resiko penguapan nitrogen cair dalam kontainer rendah. Dari hasil pengasawan tersebut dapat dilaporkan bahwa seluruh semen beku yang telah beredar di Kecamatan Seririt dan Kecamatan Busungbiu dalam keadaan baik dan mampu mempertahankan kualitas semen beku.
(Bidang PKH)