(0362) 25090
distan@bulelengkab.go.id
Dinas Pertanian

SEKOLAH LAPANG PENGENDALIAN HAMA TERPADU ( SL-PHT) PADA TANAMAN DURIAN DI SUBAK ABIAN BUANA SARI DESA BUSUNGBIU KECAMATAN BUSUNGBIU

Admin distan | 03 Juli 2024 | 43 kali

Durian merupakan salah satu  komoditas hortikultura yang mendapat prioritas untuk  dikembangkan karena usaha tani ini memberikan keuntungan yang cukup bagus, sehingga dapat dijadikan sumber  pendapatan petani. Disamping itu juga durian  merupakan buah-buahan  yang digemari masyarakat baik sebagai buah segar maupun sebagai buah olahan.

Rendahnya produktifitas  durian antara lain disebabkan karena tehnik budidaya tanaman yang kurang memadai, sehingga mendorong  timbulnya  berbagai  gangguan  pada pertumbuhan tanaman durian.  Gangguan yang mengakibatkan kehilangan hasil cukup tinggi pada tanaman durian  adalah serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) seperti : thrips, adves , diplodia, phytoptora dan kanker batang. Salah satu upaya yang dilakukan untuk menanggulangi serangan OPT pada tanaman durian adalah dengan melaksanakan kegiatan Sekolah Lapangan Pengendalian Hama Terpadu (SL-PHT) sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani didalam melaksanakan  budidaya tanaman durian khususnya dalam hal pengendalian OPT tanaman durian

Sehubungan dengan hal tersebut pada hari Rabu, 3 Juli 2024 Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng melalui Petugas POPT dan Pengawas mutu hasil pertanian Bidang Hortikultura bersama Koordinator PPL Kecamatan Busungbiu, POPT Kecamatan Busungbiu dan PPL Wilbin Desa Busungbiu melaksanakan penutupan pelaksanaan kegiatan SL-PHT yang telah dilaksanakan selama 5 (lima) kali pertemuan di Subak Abian Buana Sari Desa Busungbiu Kecamatan Busungbiu dalam rangka fasilitasi dan bimbingan tentang OPT tanaman durian. Penutupan kegiatan SL-PHT diawali dengan praktik pembuatan pestisida nabati yang ramah lingkungan berupa  ekstrak Micella dengan bahan baku dari daun mimba, daun sirih, lengkuas dan sere untuk mengendalikan OPT  pada tanaman durian. Adapun beberapa keuntungan menggunakan pestisida nabati yang ramah lingkungan adalah bahan baku mudah didapat dialam sekitar kita, mudah cara membuatnya, murah harganya dan tidak menimbulkan residu kimia sehingga tidak berbahaya bagi lingkungan pertanaman dan petani. Dengan dilaksanakan kegiatan SL-PHT  tanaman durian diharapkan  petani dapat mengetahui jenis-jenis OPT tanaman durian, mengetahui cara pengamatan OPT pada tanaman durian, mengetahui cara membuat pestisida nabati yang ramah lingkungan serta mengetahui manfaatnya untuk mengendalikan OPT tanaman durian, sehingga akan dapat meningkatkan ketahanan tanaman terhadap serangan OPT sekaligus akan dapat meningkatkan produktivitas tanaman durian baik secara kuantitas maupun secara kualitas.



(Bidang Hortikultura)