(0362) 25090
distan@bulelengkab.go.id
Dinas Pertanian

Pendampingan Kegiatan Pengamatan Petak Tetap di Subak Gede Padangbulia, Desa Padangbulia

Admin distan | 13 Maret 2025 | 13 kali

Kamis, 13 Maret 2025 POPT Kecamatan Padangbulia dan PP Wilbin Desa Padangbulia melaksanakan Pendampingan Kegiatan Pengamatan Petak Tetap di Subak Gede Padangbulia, Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali. Pada pelaksanaan kegiatan tersebut turut serta didampingi oleh POPT Kecamatan Sukasada, PP Wilbin Kelurahan Sukasada, bersama Kelian Subak dan Petani.

Pengamatan petak tetap padi di Subak Gede Padangbulia adalah pengamatan ke 3 dengan umur tanaman 33 hari setelah tanam dengan varietas padi Inpari 32  luas 0,5 ha. Parameter yang diamati antara lain keberadaan Organisme Pengganggu Tumbuhan, dan Musuh Alami 

Dari hasil pengamatan didapat OPT yang ditemukan antara lain ; Wereng Batang Coklat 4 ekor/30 rumpun. Sedangkan Musuh alami yang ditemukan adalah Capung, Laba-laba, Larva tawon parasit (4 ekor WBC yang diamati berisi tawon parasit).

Tawon parasit adalah kelompok tawon yang memiliki perilaku parasitisme, di mana mereka bertelur pada atau di dalam tubuh inangnya, beberapa spesies tawon parasit biasanya menargetkan ulat, wereng, kutu, tungau sebagai inangnya. Tawon ini biasanya lebih kecil dan berbeda dari tawon sosial atau soliter yang biasa kita temui. Tawonnya sendiri tidak selalu berbahaya bagi manusia, meskipun beberapa spesies dapat menyengat jika merasa terancam.

Tawon parasit adalah jenis tawon yang hidup dengan cara berkembang biak di dalam tubuh inangnya, seperti serangga hama. Mereka termasuk dalam keluarga parasit, dan beberapa spesies tawon parasit telah digunakan dalam pengendalian hayati, khususnya untuk mengendalikan hama tanaman padi. Tawon parasit ini bekerja dengan cara menyuntikkan telur mereka ke dalam tubuh inangnya, seperti ulat atau serangga hama lainnya, yang kemudian menetas dan memakan tubuh inang dari dalam, akhirnya membunuhnya.

Peran tawon parasit dalam pengendalian hama pada tanaman padi sangat penting karena mereka dapat membantu menurunkan populasi hama yang sulit dikendalikan dengan pestisida kimia. Salah satu contoh yang umum adalah tawon parasit yang menyerang larva atau pupa dari serangga pengganggu padi, seperti Larva Penggerek dan Wereng Batang Coklat. Dengan mengendalikan populasi serangga hama ini, tawon parasit dapat mengurangi kerusakan yang disebabkan oleh hama pada tanaman padi, yang pada gilirannya meningkatkan hasil panen.


Keuntungan dari penggunaan tawon parasit sebagai agen pengendalian hayati adalah mereka lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan penggunaan pestisida kimia yang dapat merusak ekosistem dan mengurangi keanekaragaman hayati. Selain itu, tawon parasit cenderung lebih spesifik dalam menyerang satu jenis hama tertentu, sehingga mereka tidak mengganggu serangga atau organisme lain yang berguna bagi tanaman padi. Dengan demikian, tawon parasit memainkan peran krusial dalam sistem pertanian berkelanjutan dan pengendalian hama yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Diharapkan dengan adanya Pengamatan Petak Tetap   ini petani sebagai pelaku utama dapat mengenal, mengerti, pentingnya musuh alami baik itu predator, parasit, dan patogen OPT, selain itu pengamatan yang dilakukan petani secara rutin terhadap tanaman yang dibudidaya agar dapat mengetahui gejala awal serangan OPT sehingga dapat melakukan tindakan pencegahan terhadap serangan OPT seperti WBC ataupun pengendalian awal yang selanjutnya bisa juga dikoordinasikan dengan PP Wilbin setempat ataupun POPT Kecamatan setempat.