Senin,
5 Agustus 2024 penyuluh pertanian desa Wanagiri menghadiri undangan Universitas
Warmadewa dalam rangka pengabdian pada masayarakat di 2 kelompok tani Desa
Wanagiri, yaitu Poktan Leket sari dan Jagrawana. Kegiatan dilaksanakan di
Sekretariat adat desa Wanagiri. Peserta yang hadir dari perwakilan 2 kelompok
tersebut dengan jumlah total 20 orang. Turut hadir pula Perbekel Desa Wanagiri
yang sekaligus membuka kegiatan.
Secara
umum, pengabdian masyarakat Universitas Warmadewa ini akan dilaksanakan selama
3 tahun pada 2 kelompok di wanagiri, yaitu Poktan Leket sari dan Jagrawana.
Pada tahun pertama akan fokus pada pendampingan kegiatan budidaya kopi,
pemanfaatan limbah kulit kopi sebagai pakan ternak dan sosialisasi penanganan
pascapanen kopi melalui aplikasi coating. Untuk tahun kedua akan berfokus pada
diversifikasi produk kopi, dan pada tahun ketiga program ini akan merancang tntang
digital marketing.
Pada
hari ini dilaksanakan penyampaian materi tentang budidaya kopi, pemanfaatan
kulit kopi sebagai pakan ternak, pengolahan kopi dan penanganan pascapanen kopi
dengan coating. Penyuluh juga memberikan beberapa gambaran tentang kegiatan
budidaya yang selama ini dijalankan oleh para pekebun di dsa Wanagiri, termasuk
masalah dalam budidaya kopi serta program yang sudah dan sedang dilajankan di
Desa Wanagiri. Selanjutnya dilaksanakan kegiatan praktek pembuatan pakan ternak
dan pembuatan pupuk kompos berbahan dasar kulit kopi. Kegiatan dilanjutkan
dengan aplikasi pupuk organik padat berbahan dasar kotoran kambing dan pupuk
organik cair dari kencing kelinci pada tanaman kopi arabika di kebun kopi milik
pekebun atas nama Kadek Arta.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap petani tentang budidaya kopi yang baik serta meningkatkan keterampilan petani dalam pembuatan pakan ternak dan pupuk oraganik berbahan dasar kulit kopi, serta cara aplikasi pupuk organik pada tanaman kopi.
(BPP Sukasada)