Pada Hari Rabu, 31 Juli tahun 2024, telah dilaksanakan monitoring Kegiatan Irigasi Perpompaan Mendukung Perluasan Areal Tanam (PAT), antisipasi kekeringan, dan peningkatan indeks pertanaman (IP) padi; di Subak Lebeha, Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan serta Subak Lanyahan Pakisan, Desa Pakisan, Kecamatan Kubutambahan. Kegiatan ini dilakukan oleh Tim Teknis Pertanian Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian, Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng bertujuan untuk mengetahui perkembangan progres fisik yang telah tercapai di kelompok penerima bantuan.
Subak Lebeha sebagai penerima bantuan Irigasi Perpompaan, telah menyelesaikan progres fisik sebesar 90%. Progres yang telah tercapai di antaranya revitalisasi dua unit sumur gali dengan penampang masing-masing berukuran 1,53 m (diameter) x 1,03 m (tinggi) dan 1,13 m (diameter) x 0,8 m (tinggi); pengadaan dua unit mesin submersible; amprah listrik 5.500 VA beserta kabel; pengadaan pipa dua dim sebanyak 6 batang (24 m); pengadaan selang spiral 2,5 dim sepanjang 15 m; serta perbaikan jaringan irigasi tersier sepanjang 226,5 m. Ditargetkan, kegiatan irigasi perpompaan untuk Subak Lebeha akan memberikan dampak terhadap 10 ha lahan padi. Pola tanam saat ini di Subak Lebeha adalah padi-padi-padi/palawija/hortikultura. Dengan adanya kegiatan irigasi perpompaan, diharapkan IP padi di Subak Lebeha dapat ditingkatkan. Saat ini, dana yang diterima oleh kelompok sejumlah 100% dari pagu anggaran atau sebesar Rp112.800.000.
Lokasi monitoring yang kedua adalah Subak Lanyahan Pakisan, Desa Pakisan, Kecamatan Kubutambahan. Subak Lanyahan Pakisan sebagai penerima bantuan Irigasi Perpompaan, telah menyelesaikan progres fisik sebesar 90%. Progres sementara yang telah tercapai di antaranya ialah pembangunan DAM dengan ukuran 4,8 m x 6 m x 1 m; pembangan bak sadap dengan ukuran 1 m x 1 m x 2 m; pengadaan pompa submersible, amprah listrik 5.500 VA beserta kabel; pemasangan tiang beton sejumlah 4 batang; pipa distribusi 2 dim sebanyak 2 batang (8 m); serta perbaikan jaringan irigasi tersier sepanjang 6 meter. DAM perlu dibangun untuk membendung aliran sungai agar mendapatkan permukaan air sesuai dengan kebutuhan. Ditargetkan kegiatan irigasi perpompaan untuk Subak Lanyahan Pakisan akan memberikan dampak terhadap 15 ha lahan padi di subak tersebut. Saat ini, dana yang diterima oleh kelompok sejumlah 100% dari pagu anggaran atau sebesar Rp112.800.000.
Diharapkan pengerjaan fisik 100% kegiatan irigasi perpompaan di Subak Lebeha dan Subak Lanyahan Pakisan dapat terselesaikan tepat waktu di awal bulan Agustus. Dengan terselesaikan pembangunan irigasi perpompaan di kedua kelompok tersebut, diharapkan dapat memberikan kontribusi yang optimal terhadap Perluasan Areal Tanam (PAT), sekaligus juga sebagai upaya antisipasi kekeringan serta peningkatan indeks pertanaman (IP) padi di Kabupaten Buleleng.
(Bidang PSP)