(0362) 25090
distan@bulelengkab.go.id
Dinas Pertanian

Pertemuan Penyusunan Dokumen Deskripsi Indikasi Geografis ( IG) Kopi Robusta Lemukih

Admin distan | 16 Agustus 2024 | 69 kali

Kepala Bidang Perkebunan bersama dengan staf  menghadiri pertemuan penyusunan dokumen deskripsi Indikasi geografis kopi robusta lemukih bertempat di Wantilan Pura Desa Lemukih.  Pertemuan yang dipimpin  oleh Kadis pariwisata tersebut dihadiri oleh Kabid perindustrian Dinas Perdagangan,Perindustrian dan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Kabid Perkebunan Dinas Pertanian, Tim Peneliti Universitas Sebelas Maret , perwakilan dari Kecamatan  Sawan, Koordinator BPP Sawan, PPL desa Lemukih, Perbekel lemukih, Kelian Desa Adat lemukih, pengurus subak Abian/ kelompok tani  dan pelaku usaha kopi di desa lemukih.  Jumat, (16/8)

Dalam kesempatan tersebut Bapak Gede Dody Sukma Oktiva Askara S.Sos, M.Si selaku Kadis Pariwisata menyampaikan tujuan pertemuan adalah dalam rangka penyusunan  Dokumen Deskripsi dan pemenuhan data dukung  pengajuan pendaftaran potensi indikasi geografis kopi robusta lemukih. Untuk itu diperlukan dukungan dan fasilitasi dari  Instansi terkait serta semua elemen  masyarakat desa lemukih demi kelancaran penyusunan Dokumen Deskripsi tersebut . Dokumen Deskripsi Indikasi Geografis adalah suatu dokumen yang memuat informasi, termasuk reputasi, kualitas, dan karakteristik barang dan/atau produk yang terkait dengan faktor geografis dari barang dan/atau produk yang dimohonkan Indikasi Geografisnya.

 Adapun data dan informasi yang dibutuhkan dalam penyusunan dokumen deskripsi tersebut  antara lain   : 

1. Nama Indikasi Georafis

2. Nama Barang

3. Sifat - sifat khas kopi robusta lemukih, berdasarkan hasil  uji mutu dan cita rasa untuk mengetahui mutu dan cita rasa kopi robusta lemukih

4. Deskripsi Lingkungan Geografis meliputi sumber daya alam, sumber daya modal, sumber daya manusia dan sumber daya teknologi.

5. Batasan Kawasan berupa peta kabupaten Buleleng dalam peta provinsi Bali, peta kabupaten Buleleng dengan wilayah desa dan kecamatan, batas - batas wilayah dan peta wilayah areal penanaman kopi robusta di desa lemukih

6. Sejarah Wilayah Lemukih

7. Sejarah penyebaran tanaman kopi dan peran sosial budaya memuat data dan informasi mengenai : 

a. Asal usul dan penyebaran tanaman kopi dan peran sosial budayanya 

b. Taksonomi tanaman kopi

c. Peran sosial kopi robusta Lemukih 

d. Budaya dan Pemasaran Kopi

8. Budidaya kopi Lemukih meliputi data kesesuaian  syarat tumbuh tanaman kopi, Pembukaan lahan, Penyiapan benih dan penanaman, Pemeliharaan tanaman dan Pengendalian hama penyakit

9. Panen dan pasca panen,meliputi  Informasi mengenai tata cara panen kopi, Gambar kondisi kopi yang siap petik di desa lemukih , Gambar kondisi tanaman kopi yang sedang berbuah

10. Pengolahan, pengemasan dan penyimpanan kopi ose, meliputi informasi Informasi menngenai tata cara pengolahan, pengemasan, dan penyimpanan kopi ose, gambar kondisi kopi ose

11. penyangraian, pengemasan dan penyimpanan , meliputi informasi tahapan penyangraian, penyimpanan dan pengemasan

12. Pembubukan, penyimpanan dan pengemasan, meliputi Informasi tahapan penggunaan mesin pembubuk, Gambar produk olahan kopi robusta lemukih yang sudah di dalam kemasan, Data target dan realisasi pengolahan kopi robusta di desa lemukih

13. Pemasaran Produk, meliputi data Bagan proses produksi, pengolahan, dan pemasaran, Data perkembangan rata-rata harga kopi robusta lemukih


Penggalian informasi dilaksanakan dengan menanyakan langsung ke masyarakat  dan  mengumpulkan informasi melalui internet  terkait budidaya kopi dari hulu ke hilir, sejarah wilayah lemukih, penyebaran tanaman kopi dan peran sosial budayanya, bagaimana taksonomi tanaman kopi, bagaimana peran sosial kopi robusta lemukih serta budaya dan pemasarannya.




(Bidang Perkebunan)