(0362) 25090
distan@bulelengkab.go.id
Dinas Pertanian

Monitoring Kegiatan Irigasi Perpompaan di Subak Tabang dan Kelompok Tani Abangan

Admin distan | 29 Juli 2024 | 41 kali

Pada Hari Senin, 29 Juli tahun 2024, telah dilaksanakan monitoring Kegiatan Irigasi Perpompaan Mendukung Perluasan Areal Tanam (PAT), antisipasi kekeringan, dan peningkatan indeks pertanaman (IP) padi; di 

Subak Tabang, Desa Bebetin, Kecamatan Sawan serta Kelompok Tani Abangan, Desa Kubutambahan, Kecamatan Kubutambahan.

Kegiatan ini dilakukan oleh Tim Teknis Pertanian Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian, Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng. Kegiatan monitoring ini dilaksanakan untuk mengetahui perkembangan progres fisik yang telah tercapai di kelompok penerima bantuan.

Subak Tabang sebagai penerima bantuan Irigasi Perpompaan, telah menyelesaikan progres fisik sebesar 95%. Progres yang telah tercapai di antaranya ialah pembuatan DAM, bak sadap dengan ukuran 1m x 1cm x 2m, pembuatan box panel listrik, pemasangan tiang beton sejumlah 4 batang, pengamprahan listrik PLN 5.500 VA, pipa 2 dim sepanjang 360m serta pengadaan pompa submersible. DAM perlu dibangun untuk membendung aliran sungai agar mendapatkan permukaan air sesuai dengan yang dibutuhkan. Ditargetkan, kegiatan irigasi perpompaan untuk Subak Tabang akan memberikan dampak terhadap 10 ha lahan padi. Indeks pertanaman (IP) padi di Subak Tabang saat ini adalah 2,25. Dengan adanya kegiatan irigasi perpompaan, diharapkan IP padi di Subak Tabang dapat ditingkatkan.

Saat ini, dana yang diterima oleh kelompok sejumlah 100% dari pagu anggaran atau sebesar Rp112.800.000. Pekerjaan fisik telah terlaksana seluruhnya, tinggal menuntaskan proses penambahan daya listrik yang saat ini sebesar 4.400 VA menjadi 5.500 VA, menunggu informasi lanjutan dari pihak PLN. Selain itu, saat ini dilakukan pula perbaikan saluran irigasi terbuka oleh kelompok yang dikerjakan secara swadaya. 

Lokasi monitoring yang kedua adalah Kelompok Tani Abangan, Desa Kubutambahan, Kecamatan Kubutambahan. Kelompok Tani Abangan sebagai penerima bantuan Irigasi Perpompaan, telah menyelesaikan progres fisik sebesar 80%. Progres sementara yang telah tercapai di antaranya ialah revitalisasi sumur gali, pembangunan bak transit/distribusi dengan ukuran 1.5m x 1.5m x 2m, pengamprahan daya listrik 5.500 VA, pengadaan pompa submersible, pengadaan pipa 2 dim sepanjang 40 m, serta rehabilitasi irigasi tersier. Rehabilitasi jaringan irigasi tersier perlu dilakukan untuk memperlancar aliran air hasil kegiatan irigasi perpompaan menuju lahan sawah milik anggota kelompok. Rehabilitasi jaringan irigasi dilakukan di dua lokasi yang berbeda. Di lokasi pertama dibangun jaringan irigasi dengan penampang dua sisi (40 cm x 40 cm) dengan realisasi sepanjang 120 m. Di lokasi kedua, dibangun irigasi berpenampang tiga sisi dengan realisasi sepanjang 40 m. Ditargetkan kegiatan irigasi perpompaan untuk Kelompok Tani Abangan akan memberikan dampak terhadap 5 ha lahan padi di kelompok tersebut. 

Saat ini, dana yang diterima oleh kelompok sejumlah 100% dari pagu anggaran atau sebesar Rp112.800.000.

Diharapkan pengerjaan fisik 100% kegiatan irigasi perpompaan di Subak Tabang dan Kelompok Tani Abangan dapat terselesaikan tepat waktu di awal bulan Agustus. Dengan terselesaikan pembangunan irigasi perpompaan di kedua kelompok tersebut, diharapkan dapat memberikan kontribusi yang optimal terhadap Perluasan Areal Tanam (PAT), sekaligus juga sebagai upaya antisipasi kekeringan serta peningkatan indeks pertanaman (IP) padi di Kabupaten Buleleng.




(Bidang PSP)