(0362) 25090
distan@bulelengkab.go.id
Dinas Pertanian

Jakaba (Jamur Keberuntungan Abadi) yang Membantu Pertumbuhan dan Perkembangan Tanaman

Admin distan | 28 November 2024 | 1010 kali

 

Jamur jakaba adalah sebuah singkatan dari jamur keberuntungan abadi. Jamur Jakaba merupakan sumber organik yang dijadikan pupuk untuk menyuburkan tanaman. Jakaba umumnya digunakan dalam bentuk pupuk cair yang diaplikasikan ke bagian tanaman. Jamur ini memiliki bentuk seperti koral karang yang bertekstur renyah. Jamur ini memiliki warna cokelat pada bagian atasnya dan berwarna kehijauan serta bertekstur kenyal, tetapi mudah patah pada bagian bawahnya. Jamur jakaba dapat tumbuh dengan baik pada media air leri karena air leri mengandung banyak nutrisi, seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral.

 

Alat dan Bahan yang perlu disiapkan

Alat

1.      Ember

2.      Kain

Bahan

1.      Air leri (cucian beras) pertama

 

Cara Membuat Jamur Jakaba

Berikut ini adalah cara membuat jamur jakaba yang mudah dan murah yaitu

1.      Siapkan wadah yang bersih seperti ember

2.      Masukkan air cucian beras pertama atau air leri pertama sebanyak 3/4 bagian wadah (ember)

3.      Tutup wadah dengan kain yang bersih dan rapat

4.      Letakkan wadah di tempat yang teduh dan tidak terkena sinar matahari langsung. Biarkan selama kurang lebih 2 -3 minggu

5.      Selama penyimpanan jangan terlalu sering membuka ember karena spora jakaba sangat sensitif terhadap cahaya.

6.      Setelah 14 hari biasanya sudah banyak tumbuh jakaba yang mengabang di permukaan air, bentuknya mirip akar yang baru tumbuh yang bergerombol dan jika sudah banyak mirip karang di dasar laut.  

7.      Jamur jakaba siap dipanen dan digunakan.

Penggunaan Jamur Jakaba untuk Tanaman

Pemanfaatan menggunakan air maupun jamur jakaba untuk tanaman dengan cara sebagai berikut.

  • Penggunaan dengan jamur jakaba yakni sebanyak 800 gram dan blender hingga halus kemudian dicampurkan dengan air 20 liter diaduk sampai merata
  • Konsentrasi dengan menggunakan air jakaba dengan takaran 100 ml / liter air kemudian diaduk secara merata
  • Semprotkan larutan jamur jakaba ke seluruh bagian tanaman, termasuk daun, batang, bunga, dan buah. Lakukan semprotan secara rutin setiap 7 hari sekali.
  • Kocorkan larutan jamur jakaba ke media tanam seperti  tanah atau pot. Lakukan pengocoran setiap 14 hari sekali.
  • Jakaba dapat diaplikasikan ke seluruh jenis tanaman dan semua musim tanam dari pengaplikasian untuk tanaman semusim, sayur, buah dan palawija,

Perbandingan antara jamur jakaba dan air dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi tanaman. Semakin banyak  jamur jakaba yang digunakan, semakin tinggi konsentrasi nutrisi yang diberikan.

Manfaat jamur jakaba untuk tanaman antara lain :

  1. Mempercepat pertumbuhann tanaman yang kerdil 
  2. Memperpanjang umur tanaman 
  3. Mengatasi fusarium yang merupakan patogen pada tanaman yang dapat menyebabkan penyakit hawar
  4. Melindungi akar tanaman dari patogen dan sebagai pupuk organik cair bagi tanaman.

Unsur hara yang terdapat pada Jakaba mengandung karbohidrat dalam jumlah yang tinggi bahkan hingga 90% yang akan mengoptimalkan beberapa fungsi hormon seperti Auksin, Giberelin, dan Alanin. Ketiganya diketahui dapat merangsang pertumbuhan pucuk daun, dan mengangkut makanan ke sel terpenting baik pada daun maupun batang tanaman.