Jamur jakaba adalah sebuah singkatan dari jamur keberuntungan abadi. Jamur Jakaba merupakan sumber organik yang dijadikan pupuk untuk menyuburkan tanaman. Jakaba umumnya digunakan dalam bentuk pupuk cair yang diaplikasikan ke bagian tanaman. Jamur ini memiliki bentuk seperti koral karang yang bertekstur renyah. Jamur ini memiliki warna cokelat pada bagian atasnya dan berwarna kehijauan serta bertekstur kenyal, tetapi mudah patah pada bagian bawahnya. Jamur jakaba dapat tumbuh dengan baik pada media air leri karena air leri mengandung banyak nutrisi, seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral.
Alat dan Bahan yang perlu
disiapkan
Alat
1. Ember
2. Kain
Bahan
1. Air
leri (cucian beras) pertama
Cara Membuat Jamur Jakaba
Berikut
ini adalah cara membuat jamur jakaba yang mudah dan murah yaitu
1. Siapkan
wadah yang bersih seperti ember
2. Masukkan
air cucian beras pertama atau air leri pertama sebanyak 3/4 bagian wadah
(ember)
3. Tutup
wadah dengan kain yang bersih dan rapat
4. Letakkan
wadah di tempat yang teduh dan tidak terkena sinar matahari langsung. Biarkan
selama kurang lebih 2 -3 minggu
5. Selama
penyimpanan jangan terlalu sering membuka ember karena spora jakaba sangat sensitif
terhadap cahaya.
6. Setelah
14 hari biasanya sudah banyak tumbuh jakaba yang mengabang di permukaan air,
bentuknya mirip akar yang baru tumbuh yang bergerombol dan jika sudah banyak
mirip karang di dasar laut.
7. Jamur
jakaba siap dipanen dan digunakan.
Penggunaan Jamur Jakaba
untuk Tanaman
Pemanfaatan menggunakan air maupun jamur
jakaba untuk tanaman dengan cara sebagai berikut.
Perbandingan antara jamur jakaba dan
air dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi tanaman. Semakin
banyak jamur jakaba
yang digunakan, semakin tinggi konsentrasi nutrisi yang diberikan.
Manfaat jamur jakaba
untuk tanaman antara lain :
Unsur hara yang terdapat pada Jakaba
mengandung karbohidrat dalam jumlah yang tinggi bahkan hingga 90% yang akan
mengoptimalkan beberapa fungsi hormon seperti Auksin, Giberelin, dan Alanin.
Ketiganya diketahui dapat merangsang pertumbuhan pucuk daun, dan mengangkut
makanan ke sel terpenting baik pada daun maupun batang tanaman.