PEMANGKASAN PRODUKSI PADA TANAMAN KOPI.

  • Admin Distan
  • 07 Mei 2020
  • Dibaca: 90 Pengunjung

Oleh : Ketut Sumantia,SP (PP.Madya Distan Bll).

Tanaman kopi hanya berbuah sekali dalam setahun, dimana buah-buah tersebut terbentuk pada ruas-ruas cabang yang masih hijau dan belum pernah berbuah, hal ini berarti masing-masing ruas hanya dapat diharapkan sekali pembentukan buah.   buah-buah untuk tahun panen berikutnya pada umumnya terbentuk pada cababg-cabang yang terbentuk pada tahun sebelumnya.,dimana  dalam pembentukan satu ruas kopi umumnya diperlukan waktu satu bulan dan pembentukan ruas ini secara aktif terjadi pada periode waktu 6 bulan ( Oktober sd Maret).    Produksi kopi sangat tergantung daripada banyaknya ruas yang berbuah, oleh karenanya sejauh dimungkinkan sehabis panen kita segera melakukan tindakan-tindakan yang mengarah kepembentukan ruas sebanyak-banyaknya. tindakan itu dapat ditempuh dengan melakukan pangkasan produksi.


Tujuan Pemangkasan Produksi.   Pada saat panen tanaman kopi banyak mengalami gangguan yang mengakibatkan kerusakan pada cabang-cabang produktif,  bentuk tanaman yang lain. Untuk memperbaikinya maka segera setelah panen dilakukan pemangkasan produksi.Tujuan pemangkasan produksi diantaranya:a.Mendorong pertumbuhan cabang-cabang reproduksi sehingga terbentuknya cabang yang kuat dan beruas banyak.b. Menentukan jumlah cabang reproduksi yang optimal.c.Merupakan suatu sarana untuk mengontrol  produksi.d.Untuk menjaga agar cabang tidak meliar dan panjangnya dalam batas yang telah ditentukan sebelumnya.


Cara dan waktu Pelaksanaan.Berdasarkan intenditas pemangkasan, pemangkasan produksi dapat dibedakan menjadi  dua yaitu: Pemangkasan berat dan pemangkasan Riingan.Pemangkasan berat dalam satu tahun hanya dilakukan satu kali, yaitu segera setelah panen selesai. Pemangkasan ini dimulai seawal mungkin, agar semua areal dapat selesai dipangkas pada bulan Oktober. Dengan demikian maka pohon diberi waktu yang cukup untuk menumbuhkan tunas-tunas reproduksinya, hingga bulan Desember sudah cukup besar untuk dilakukan wiwilan selektif.

1).Cabang-cabang sakit, terserang bubuk. dihilangkan

2).Cabang-cabang adventif yang tidak berguna dihilangkan, seperti cabang balik,cabang cacing,cabang liar.Jika tidak dihilangkan akan menghabiskan energi tanaman dan akan merusak bentuk tanaman dan akan menimbulkan kelembaban tinggi, hal ini akan mempengaruhi pembungaan dan proses penyerbukan.

3).Memangkas cabang-cabang tua yang kurang produktif yang umumnya terdiri dari cabang-cabang yang telah berbuah lebih dari dua kali,dengan jumlah ruas yang produktif kurang dari 5 ruas.


Pemangkasan Ringan.Pangkasan ringan meliputi:2) mewiwil selektif yang dilakukan pemilihan cabang-cabang buah yang baik letak,arah dan sehat pertumbuhannya.Mewiwil selektif dilakukan pada bulan antara Desember/ Januari.3)Mewiwil kasar , dilakukan 3 bulan setelah mewiwil selektif atau tepatnya di Bulan Maret/April. Dilakukan interval 2 Minggu sekali, yang diwiwil yaitu tunas-tunas lembut/ halus.    Dengan melakukan pemangkasan produksi pada tanaman kopi, maka produksi kopi yang diharapkan akan meningkat, jika dibandingkan dengan tanpa melakukan pangkasan produksi.Selamat mencoba dan mempraktekannya di kebun kopi yang pembaca miliki.

Share Post :